Chandra Ekajaya Ikuti Perayaan Perang Kardus

Chandra Ekajaya Perang Kardus

Chandra Ekajaya kembali mengenang masa kecilnya dulu dengan mengikuti acar boxwars. Saat kecil pasti kebanyakan orang pernah melakukan kegiatan semacam ini. Membuat aneka macam senjata dari kardus seperti baju kardus, senjata pedang, pistol bahkan tameng dari kardus.

Chandra Ekajaya Perayaan Perang Kardus

Karena kenangan masa kecil yang begitu indah inilah yang membuat Chandra Ekajaya mengikuti acara perang kardus ini. Perang kardus ini berlangsung di sebuah kota di Australia. Kegiatan ini mewajibkan pesertanya untuk memakai aneka baju perang, senjata bahkan kendaraan perang yang di desain mirip kendaraan perang, kemudian menghancurkan satu sama lainya.

Kegiatan ini sangat mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Australia sendiri tak terkecuali peserta dari luar negri seperti Indonesia, Jepang, China dan masih banyak lagi lainya. Peserta dari Indonesia hanya Chandra Ekajaya dan beberapa kawanya yang sengaja menyempatkan waktu untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini. Namun mungkin masih banyak juga peserta dari Indonesia yang mengikuti dan tak terlihat satu persatu karena begitu ramainya.

Chandra Ekajaya Keasyikan Perang Kardus

“Acaranya sangat ramai, tak menyesal mengikuti acara ini” ujar Chandra Ekajaya.

Acara ini awalnya digagas oleh orang Australia Hoss Siegel dan Ross Koger. Koger menjelaskan bahwa Boxwars dilaksanakan di sebuah taman lokal yang besar sehingga akan mempermudah para pengunjung untuk menonton aksi para peserta Boxwars.

Biasanaya kegiatan ini dilangsungkan pada hari besar tertentu, sebagai perayaan hai tersebut dan pastinya untuk semakin mempererat tali persaudaraan. Festival ini tadinya dianggap aneh oleh sebagian besar orang, namun lambat laun kegiatan ini semakin populer karena tema nya yang unik dan banyak nya peserta  mengenakan pakaian dan aksesoris keren serta sangat kreatif yang terbuat dari kardus.

Chandra Ekajaya Perang Kardus Australia

Acara Boxwars ini sekarang menjadi agenda rutin di Australia, tak jarang dari kegiatan ini semakin meningkatkan kunjungan pariwisata di Australia. Menurut Chandra Ekajaya kegiatan semacam ini harusnya banyak di kembangkan di Indonesia, pasti lebih banyak orang yang berpartisipasi, karena di Indonesia banyak sekali tema yang lebih unik pastinya. “saya akan mengikuti acara Boxwars tahun depan lagi, mengajak keluarga juga pastinya” ujar Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Nikmati Manisnya Bisnis Kue Keju

 

Yohanes Chandra Ekajaya Kue Keju

Yohanes Chandra Ekajaya rela melepaskan karirnya sebagai penjaga palang pintu kereta. Dengan keyakinan dan tekad yang kuat, akhirnya lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut berhasil mengembangkan sebuah bisnis kuliner bernama Keju Gue yang unik dalam kemasan sebuah toples selai yang sangat cantik.

Yohanes Chandra Ekajaya Keju

Dengan ketekunan dan ketelatenan, Yohanes Chandra Ekajaya menciptakan sebuah bisnis kuliner tersebut yang diracik dengan bumbu yang tepat. Dengan cita rasa yang sangat pas, produk dari Yohanes Chandra Ekajaya memang digandrungi tak hanya bagi kalangan anak-anak justru kalangan dewasa menjadi konsumen tetap dalam penjualan produk-produknya.

Setelah masa pengembangan dan uji coba, lahirnya produk kue keju tersebut hadir dengan beraneka pilihan rasa seperti oreo, silverqueen, greentea, ovomaltine, blueberry, raspberry dan sebagainya.

Yohanes Chandra Ekajaya Variasi Kue Keju

Selain fokus pada aspek visual dan kemasan, Yohanes Chandra Ekajaya juga fokus pada kualitas produk yang berkualitas. Mulai dari pemilihan bahan hingga proses pengolahan, kualitas produk menjadi nilai lebih yang terus dipertahankan. Setiap produknya tersebut bebas dari bahan merugikan seperti pengawet dan pewarna buatan.

Kelebihan lain dari produk-produknya tersebut terletak dari sisi kepraktisan dan daya tahan. Sajian roti keju dengan aneka rasa dapat dinikmati dengan mudah kapanpun dan dimanapun meski dalam padatnya aktivitas warga perkotaan,

Yohanes Chandra Ekajaya Kue Keju Aneka Rasa

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya menyatakan telah rutin memasarkan produknya hampir ke beberapa kota besar dan daerah bahkan ke luar negeri. Dalam satu bulan, Yohanes Chandra Ekajaya telah menjual sekitar 1000 lebih produk dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu untuk setiap produknya. Omzetnya pun rata-rata mencapai Rp 25 juta hingga Rp 35 juta untuk setiap bulannya.

Selain menjual dengan strategi mulut ke mulut, Yohanes Chandra Ekajaya juga melakukan penetrasi dengan memasarkan produknya via media sosial. Yohanes Chandra Ekajaya juga menawarkan kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi reseller dalam memasarkan produk buatan Yohanes Chandra Ekajaya. Meski telah meraup untung puluhan juta, Yohanes Chandra Ekajaya terus mengembangkan bisnisnya baik secara varian rasa sampai pada kemasan yang diharapkan mampu menjangkau pasar dengan lebih luas.

Chandra Ekajaya Geber Motor Yamaha R25 di Sirkuit Sentul

 

Chandra Ekajaya Yamaha R25

Chandra Ekajaya geber motor Yamaha R25 di sirkuit Sentul, dalam uji cobanya kini Yamaha R25 menjadi motor sports pilihannya. Motor R25 menjadi salah satu motor favorit di Indonesia saat ini untuk kategori motor bertorsi besar. Yamaha R25 merupakan motor ciptaan Yamahan yang diperuntungkan untuk pesaing Kawasaki Ninja 250FI dan Honda CBR250R.

Transmisi yang dimilik Yamaha R25 mempunyai 6 speed dengan tenaga 250cc serta kapasitas tank 14 liter. Pembakaran sudah menggunakan TDI (Transistor Controlled Ignition), sedangkan bahan bakarnya sudah menggunakan Fuel Injection (FI) dengan tenaga yang dihasilkan Kw/12.000 rpm. Yamaha R25 sengaja di desain untuk nyaman dikendarai sehari-hari namun tetap dengan tenaga motor maksimal dengan anggapan pengendara tetap bisa merasakan sensai berkendara serasa di sirkuit.

Chandra Ekajaya R25 Test Ride

Saat test ride Chandra Ekajaya menggunakan R25, namun tidak hanya disediakan motor R25 saja. Banyak motor yang sengaja disediakan oleh pihak Yamaha seperti R6 dan T-Max, tetapi untuk motor yang satu ini tidak untuk di coba karena bobotnya lebih besar dan tenaganya juga lebih besar dari R25.

Chandra Ekajaya Mesin R25

Menurut Chandra Ekajaya motor ini sangat enak untuk di tunggangi, kombinasi antara Jok rendah dengan setang tidak terlalu jauh. Pijakan kaki tidak terlalu ke belakang. Setang model jepit umumnya membuat capek punggung dan pergelangan tangan, tapi karena dikombinasi posisi duduk yang baik, semua masalah tersebut bisa diredam. Ditambah dengan jok empuk dan kopling ringan sangat berguna saat keadaan macet.

Untuk masalah Performance, Handling dan fitur tidak diragukan lagi Yamaha R25 membawa perubahan dan inovasi terbaru. Fitur terbaru yang dihadirkan adalah speedometer yang memberikan informasi lengkap, mirip panel meter pada mobil. “ Kalau masalah fitur ini baru namanya motor kekinian” ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya R25

Kesimpulanya setelah melakukan test ride, Chandra Ekajaya sangat terkesan dengan produk Yamaha R25 ini. Motor ini sangat nyaman digunakan untuk sehari-hari dengan performa yang maksimal didukung dua silinder semakin menambah kesan santai tapi tetap kencang di jalan. ” Hati-hati juga saat menaikinya di jalan, kita harus bisa mengontrol motor” ujay Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Merubah Kentang Menjadi Donat

Salah satu makanan dimana prosesnya melalu cara digoreng dan memiliki lobang pada bagian tengahnya, donat namanya. Yohanes Chandra Ekajaya sering kali menyajikan donan dipagi hari sebagai teman minum teh sembari menikmati liburan weekend.

Yohanes Chandra Ekajaya Donat Kentang
Menurut Yohanes Chandra Ekajaya membuat donat sangatlah mudah dan bahan-bahanya pun cukup mudah didapat dipasar. Pada kesempatan pagi hari ini Yohanes Chandra Ekajaya akan sedikit berbagi resep membuat kentang dengan mengunakan bahan dasar kentang, berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan beserta caranya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat donat kentang:
– Tepung terigu 1kg.
– 4 butir telur ayam.
– 500 gram kentang dikukus kemudian dihaluskan
– 200 gram mentega.
– 4 sendok ragi instan.
– Gula halus 150 gram.
– Susu bubuk 150 gram.
– Garam 1 sendok teh.
– Air es 200 ml.

Cara membuat donat kentang:

Campurkan semua adonan donat menjadi satu kecuali air dan minyak aduk        hingga merata kemudian setalah itu baru tuangkan air sedikit demi sedikit      sambil diuleni dengan tangan hingga adonan kalis.
Bulatkan adonan kemudian diamkan selama 1 jam dalam keadaan tertutup  rapat, kemduian uleni kembali adonan lalu bagi adonan secukupnya.
Bulatkan menyerupai cincin lalu goreng dengan minyak diatas api sedang  sampai berwarna kecoklatan dan matang kemudian angkat.
Gulingkan donat dalam keadaan panas diatas tepung gula, doat kentang siap  untuk disajikan.

Yohanes Chandra Ekajaya Adonan Donat Kentang

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat donat Kentang

Demikian cara Yohanes Chandra Ekajaya membuat donat kentang, semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian yang ingin membuat sajian dipagi hari yang cukup lezat dan bergisi. Agar tampak rapi apabila memiliki cetakan kue dapat digunakan untuk membuat bulatan donat nampak cantik dan bulatnya rapih.

Yohanes Chandra Ekajaya Meraup Gurihnya Rupiah Lewat Nasi Bakar

Yohanes Chandra Ekajaya Nasi Bakar Lezat

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai sosok sukses di balik kesuksesan nasi bakaryang dikenal oleh para pecinta kuliner ini. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini dikenal sebagai sosok yang sukses lewat sebuah usaha berupa nasi bakar yang diberi nama “Nasi bakar Cak Eka”. Dengan perpaduan nasi putih dan siraman kuah kuning dan dibungkus dalam selembar daun pisang kemudian dibakar di atas tungku arang ini memang sedang hits di kalangan para netizen.

Varian rasa nasi bakar yang ditawarkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya pun tergolong sangat inovatif, ada nasi bakar cumi, nasi bakar udang, nasi bakar daging ayam, dan nasi bakar pedas. Tak heran, berkat kreasi Yohanes Chandra Ekajaya ia pun berhasil meraup omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya dari bisnisnya tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Nasi Bakar Ayam

Bakat berdagangnya memang mengalir dalam diri Yohanes Chandra Ekajaya yang diceritakan merupakan warisan keluarga yang memiliki usaha soto di daerah Jawa Timur. Pada tahun 2004, lelaki kelahiran Malang pada 1980 ini memutuskan untuk merintis usaha kuliner dan nasi bakar menjadi salah satu pilihan bisnisnya.

Yohanes chandra Ekajaya Nasi Bakar Cumi

Dengan nama Nasi bakar Cak Eka, Yohanes Chandra Ekajaya menjual menu nasi bakarnya berkisar Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. Beberapa varian rasanya seperti nasi bakar dengan tambahan isi ayam bumbu kuning, tumisan cumi hitam dan sebagainya.

Yohanes Chandra Ekajaya Olahan Nasi Bakar

Agar semakin dikenal, Yohanes Chandra Ekajaya mengandalkan promosi sederhana, dimana setiap harinya mampu meraup omzet yang sangat fantastis. Pada akhir pekan, Yohanes Chandra Ekajaya mampu mengantongi pendapatan yang lebih besar yaitu sekitar Rp 5 Juta. Jika dihitung dalam pendapatan per bulan, setidaknya omzet nasi bakarnya tersebut mencapai Rp 150 juta. Rata-rata keuntungan bersih yang dikumpulkan Yohanes Chandra Ekajaya mencapai 50% yaitu Rp 75 juta. Ke depan, Yohanes Chandra Ekajaya akan mengembangkan produk menunya agar dapat diterima oleh para pecinta kuliner maupun para konsumen yang gandrung dengan masakan tradisional tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Menjadikan Joging Menjadi Olahraga Favorit

Yohanes Chandra Ekajaya Olahraga Sehat

Yohanes Chandra Ekajaya dengan kesibukanya menjalankan bisnis yang seabreg dan kesibukan harus bertemu rekan bisnis mengurangi waktunya untuk berolahraga. Padahal olahraga merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan badan. Olahraga yang bisa dikatakan olahraga ringan dan santai  sehingga tidak perlu harus bercape-cape penuh untuk mengakhirinya.

Olahraga ini idealnya disebut jogging yang merupakan bentuk berlari atau berjalan pada kecepatan lambat atau santai. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik dengan lebih sedikit stres pada tubuh daripada dari berjalan lebih cepat, atau untuk mempertahankan kecepatan stabil untuk waktu yang cukup lama. Dilakukan jarak jauh, itu adalah bentuk pelatihan daya tahan aerobik.

Yohanes Chandra Ekajaya Manfaat Joging

Yohanes Chandra Ekajaya ternyata dengan kesibukanya yang sangat padat tetap menyempatkan untuk berolahraga Joging keliling kompleks perumahanya sebelum berangkat kerja pagi hari. Kegiatan ini rutin dia jalankan untuk menjaga kebugaran badanya. Dia mendapatkan saran dari istrinya untuk berolahraga Joging, karena jogging tidak adalah olahraga yang simple namun tetap baik bagi kebugaran tubuh.

Yohanes Chandra Ekajaya Joging Olahraga Menyehatkan

Yohanes Chandra Ekajaya diberitahu oleh sang istri yang memiliki konsultan kesehatan pribadi tentang beberapa manfaat ketika kita menjalankan olahraga jogging. Manfaatnya antara lain adalah:

  • Menurut sebuah studi oleh Stanford University School of Medicine, jogging efektif dalam meningkatkan umur manusia, dan mengurangi efek penuaan, dengan manfaat bagi sistem kardiovaskular. Jogging berguna untuk memerangi obesitas dan tetap sehat.
  • The National Cancer Institute telah melakukan penelitian yang menunjukkan joging dan jenis-jenis latihan aerobik dapat mengurangi risiko paru-paru, usus besar, payudara dan kanker prostat, antara lain. Hal ini disarankan oleh American Cancer Society bahwa jogging selama setidaknya 30 menit lima hari seminggu dapat membantu dalam pencegahan kanker.
  • Sementara jogging di treadmill akan memberikan manfaat kesehatan seperti pencegahan kanker, dan membantu dalam penurunan berat badan,
  • Jogging juga mencegah otot dan tulang kerusakan yang sering terjadi dengan usia, meningkatkan kinerja jantung dan sirkulasi darah dan membantu dalam melestarikan berat badan seimbang.
  • Jogging dapat digunakan sebagai metode untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau untuk menyediakan sarana latihan kardiovaskular tetapi dengan lebih sedikit stres pada sendi atau menuntut pada sistem peredaran darah.

Setelah mengetahui manfaat dari joging, Yohanes Chandra Ekajaya sekarang rutin melakukan olahraga joging setiap paginya. “Kalau ngg joging nanti diomelin istri” ujar pria ini sambil tertawa. Kesehatan adalah kunci utama dalam hidup, kalau sakit tidak bisa melakukan kegiatan apapun, jadi harus pinta-pintar menjaga kesehatan tubuh.

Yohanes Chandra Ekajaya Menikmati Olahraga Menunggang Kuda

Yohanes Chandra Ekajaya Menunggang Kuda

Yohanes Chandra Ekajaya disela-sela rutinitas nya yang sangat padat mengurusi bisnis nya dimana-mana. Terlbih harus bertemu dengan klient tiap harinya membuat dirinya harus pintar-pintar mengatur waktu luangnya untuk kegiatan yang bermanfaat. Salah satu kegiatanya untuk mengisi waktu luang di libur kerjanya salah satunya adalah menununggang kuda.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya berkuda sendiri merupakan olahraga yang sudah sangat lama ada di peradaban manusia. Semua peradaban di dunia pasti mengenal akan berkuda. Baik untuk sehari-hari, berdagang, olahraga atau untuk berperang. Kalau untuk berperang, hewan ini digunakan untuk mesin perang tentara kavaleri.

Yohanes Chandra Ekajaya Sehat Dengan Berkuda

Namun seiring perkembangan zaman, kuda tidak lagi digunakan untuk kegiatan seperti peperangan, kini kuda lebih di identikan dengan olahraga santai dan tentunya mahal. Berkuda, entah itu untuk urusan olahraga atau hobi semata, memang sesuatu yang mahal. Harga satu kuda bisa ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Untuk sewa selama 20 menit saja, Anda harus menyiapkan dana Rp400.000-an. Kita juga bisa menjadi member dari klub berkuda dengan biaya Rp4 juta—Rp6 juta per bulan.

Namun dibalik hal tersebut, ada hal yang bisa dikatakan penting manfaat dari menunggang kuda. Manfaat fisik dan mental. Yohanes Chandra Ekajaya sangat menggemari olahraga ini karena banyak manfaat yang terdapat dari menunggang kuda.

Manfaat Fisik dari berkuda sendiri bagus buat otot-otot tubuh, sehingga baik bagi kelancaran oeredaran darah (Kardiovaskular). enunggang kuda juga membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi antara bagian-bagian tubuh, sehingga dapat melatih fungsi motorik penunggang kuda.

Yohanes Chandra Ekajaya Manfaat Menunggang Kuda

Bentuk lekuk tubuh belakang kuda (tempat yang diduduki), sangat baik untuk merawat segala masalah tulang belakang manusia. Saat pergerakan galloping yaitu saat kuda melompat dan berlari  menyebabkan pergerakan vertebra tulang belakang kita yang bersentuhan antara satu sama lain dalam kondisi harmonis, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut.

Selain manfaat fisik ada pula manfaat mental yang di dapat dari menunggang kuda. Manfaat menunggng kuda dapat mengurang strees dan menumbuhkan rasa percaya kepada orang lain, mengajarkan kesabaran, dan mengajarkan ketrampilan untuk bergerak lebih efektif menuju tujuan.

Nah karena alasan inilah Yohanes Chandra Ekajaya selalu meluangkan waktu luangnya untuk berkuda, biasanya  berkuda bersama teman-temanya di suatu tempat berkuda di kawasan Bogor.

Yohanes Chandra Ekajaya Inovasi Kemplang Pembawa Uang

pengusaha yohanes chandra ekajaya ide baru

inovasi pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang pebisnis dan pengusaha muda sukses di Indonesia. Berbagai macam jenis bisnis sudah dia geluti. Mulai dari bisnis fashion, kuliner dan juga jasa. Kali ini pria yang sering disapa Chandra kembali membuka bisnis terbarunya di bidang kuliner. Pilihanya jatuh pada usaha kerupuk kemplang khas Palembang.

Kerupuk kemplang sendiri merupakan makanan khas kota Palembang yang sudah tidak asing lagi di telingan pecinta kuliner. Saat ini banyak olahan kerupuk kemplang dengan ragam inovasi yang tersedia di pasaran.

Potensi pasar inilah yang coba di kembangkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya, Chandra mengatakan bisnis ini muncul akan kegemaranya memakan kerupuk kemplang. Dahulu dia selalu dibawakan oleh teman nya yang berasal dari Palembang sebagai oleh-oleh.

Mulai lah di tahun 2009 dia membuka bisnis kerupuk kemplang miliknya. Melihat potensi pasar yang sangat luas dan terbuka lebar. Yohanes Chandra Ekajaya pun bukan hanya membuat kerupuk kemplang dengan cita rasa original, namun mencoba untuk memberikan sentuhan inovasi berbeda pasa produk olahanya dengan memberikan berbagai macam bahan baku, mulai dari dari sayuran, yakni wortel dan seledri. Ide ini di dapat tak sembarangan, kemplang dari sayuran ini didapatnya saat mengikuti pelatihan perindustrian Balitbangnovda selama seminggu. Alhasil perkembangan bisnis kerupuk emplang nya pun semakin maju pesat.

pengusaha yohanes chandra ekajaya ide baru

Dengan bantuan para pekerjanya sekitar 20 karyawan, kini kerupuk kemplang olahanya memiliki varian rasa dari original, bombay, wortel, seledri dengan 14 jenis kerupuk, seperti batok, bulat, sangku, kuncit, pisang atau kipas, serta anggur. Ia pun pernah mencoba inovasi dengan tepung semacam barbeque dan jagung bakar.

Produksi setiap harinya bisa mencapai 50-60kg kerupuk dengan omset yang bisa diraup mencapai Rp. 1,5juta hingga 3juta per harinya. Hitung-hitungan bersihnya setiap bulan Yohanes Chandra Ekajaya mamapu mengantongi keuntungan hingga Rp. 40-50juta pr bulanya.

Pemasaran yang dilakukan dengan menitipkan produk kerupuk kemplangnya di toko oleh-oleh yang ada di seluruh Palembang, serta membuka beberapa store di kawasan kota Palembang. Tak hanya itu seiring perkembangan internet Yohanes Chandra Ekajaya giat memasarkan kerupuk kemplang nya melalui media online berupa sosial media atau website.

Dirinya sangat senang karena bukan hanya mendaptkan keuntungan sematan, namun usahanya ini mampu menyerap pekerja dari lingkunganya yang tadinya menganggur menjadi bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan.

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas Jadi Andalan Raup Keuntungan

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas Jadi Andalan Raup Keuntungan - Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas Jadi Andalan Raup Keuntungan

Yohanes Chandra Ekajaya meskipun sudah memilik berbagai jenis usaha, Yohanes Chandra Ekajaya masih giat untuk membuka bisnisnya yang lain. Pria yang dikenal ulet dan pekerja keras ini, memiliki ketertarikan akan dunia bisnis yang sangat besar. Tiada hari tanpa kesibukan berbisnis.

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas Jadi Andalan Raup Keuntungan 300x225 - Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas Jadi Andalan Raup Keuntungan

Berbagai pengalaman bisnis yang pernah ditekuni Yohanes Chandra Ekajaya ternyata membawa dia untuk menjejaki bisnis fashion. Peluang akan bisnis fashion di Indonesia yang maju pesat diambil sebagai peluang bisnis yang menggiurkan, sehingga terpikir untuk memulai bisnis Tas. Melakukan riste awal terlebih dahulu, mendapatkan hasi bahwa masih belum ada produsen Tas yang membuat tas dengan berbahan dasar dry denim. Dry denim sendiri merupakan bahan kain jins mentah. yang membentuk corak dan warna unik sebelum pencucian pertama kali. “Jadi, semakin lama dipakai, justru makin keren. Tas itu, kan, juga jarang dicuci,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas 300x225 - Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Fashion Tas Jadi Andalan Raup Keuntungan

Dengan modal awal yang dimiliki saat itu hanya 1juta rupiah itupun berasal dari tabunganya yang dia kumpulkan dengan susah payah. Tas yang dibuat pun masih sedikit, tas ransel buatan pertamanya itu dijual di lingkungan terdekatnya terlebih dahulu. Desainya pun masih tergolong simple. Ternyata teman-temanya menyukai tas hasil produksi Yohanes Chandra Ekajaya. Mulai dari situlah semakin berkembang dan permintaan semakin bertambah.

Tapi setelah beberapa tahun berjalan, permintaan pasar semakin lemah. Yohanes Chandra Ekajaya mulai berpikir tentang desain dan konsep baru tentang prouduk tas nya. Beragam desain baru dan unik mulai dia buat agar menarik minat pembeli. Dalam membuat Tas nya, Yohanes Chandra Ekajaya memang tak membuat sendiri produknya. Dia mengajak penjahit langganannya menjadi pemasok tas. “Jadi, saya hanya menunjukkan bahan dan model, lantas penjahit itulah yang membuat tas sekaligus mencari bahan dan aksesori-nya,” ujar dia.

Tak hanya bahan dari dry denim yang diproduksi, produknya pun juga merambah bahan jeans jenis lainya seperti jeans japan dan cordura. Variasi ini diharapkan mampu semakin menambah varian produknya sehingga tidak menyebabkan kebosanan kapada konsumen karena ada banyak pilihan lainya.

Harga tas produksi Yohanes Chandra Ekajaya sangat terjangku di kantong, mulai dari harga Rp. 200 – 400 ribu berbeda tiap desain nya. Harga ini dirasa sangat terjangkau dan murah melihat kualitas tas nya yang sangat baik dan mampu bersaing dengan brand-brand mahal lainya.

Pemasaran produknya pun sudah sangat luas, mulai dari department store, dan outlet yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Produknya pun dapat dibeli melalui online store. Media yang digunakan untuk pemasaran melalui onlin store sangat beragam mulai dari instagram, twitter, facebook dan juga membuat website sendiri untuk menjual produk dan memperkenalkan produk baik produk baru maupun produk lama.

Yohanes Chandra Ekajaya Ternyata Hobi Baca Buku

Yohanes Chandra Ekajaya menjadikan buku sebagai salah satu teman nya dan hobi. Hobi membaca buku menjadikan wawasan kita semakin bertambah dan mendapatkan informasi-informasi baru yang belum pernah kita tahu sebelumnya. Dengan membaca buku kita juga bisa lebih mudah mengenal sesuatu yang sebelumnya kita tidak tahu.

 

Hobi membaca bisa dibilang hobi yang sangat unik, bisa saja hobi membaca membawa kita menjadi memiliki hobi lain, Contohnya saja kita membaca buku bertemakan dengan traveling, maka kita akan tidak sengaja tumbuh hobi untuk traveling.

 

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan orang yang sangat gemar membaca buku. Waktu kecil suka membaca buku komik. Doraemon, Dragon Ball bahkan sampai ninja hatori menjadi deretan komik yang menjadi kegemaran untuk dibaca. Bahkan Yohanes Chandra Ekajaya sempat dimarahi oleh orang tuanya Karen setiap hari membaca komik sampai mengganggu waktu belajarnya.

 

Semakin lama kelamaan seiring dengan pertambahan umur yang terjadi, segmen bacaan pun ikut berubah. Mulai dari bacaan tentang tokoh-tokoh insprasi, Novel, Bisnis dan Traveling menjadi bacaan yang tak pernah absen dibaca. Apalagi ketika mulai membaca Novel, imajinasi kita dilatih untuk membayangkan kejadian yang ada di dalam novel dan itu sangat asyik. Efek membaca novel bahkan bisa dapat dirasakan secara fisik, yaitu membuat seseorang meniru karakter di dalam novel tersebut dan mengaplikasikannya di dunia nyata.

 

Buku yang paling asyik hingga membawa Yohanes Chandra Ekajaya menjadi pebisnis dan pengusaha sukses adalah buku tentang bisnis. Buku mengenai bisnis pun terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu Kepemimpinan, Pemasaran, Keuangan, dan Manajemen. Buku-buku seperti ini menjadikan keinginan untuk memulai bisnis dan bagaimana langkah-langkahnya bisa ditiru. Dan dari situlah awal keinginan menjadi seorang pebisnis nantinya muncul. Menjadi pemilik dari perusahaan dan bisnis menjadikan kita memiliki kuasa penuh akan apa yang kita miliki dan tentu saja menjadi bosnya. Itulah yang di idam-idamkan orang kebanyakan.

 

Sampai sekarang pun Yohanes Chandra Ekajaya masih menjadikan hobi membaca sebagai rutinitas nya. Kebanyakan buku tentang tokoh dan bisnis menjadi buku yang sering dibaca. Namun sesekali membaca buku novel menjadi referensi ketika untuk bersantai. Memang setiap orang akan memiliki selera yang berbeda dalam bacaan bukunya. Tapi yang jelas buku yang dibaca bisa membawa dampak secara pola pikir terhadap pembaca nya.

 

Saran Yohanes Chandra ekajaya adalah bacalah buku yang sekiranya mampu membawa dampak yang baik bagi pola pikir kita. Apalagi jika bisa membawa dampak yang lebih baik bagi kehidupan pembacanya.