Yohanes Chandra Ekajaya dan Pedasnya Bisnis Makaroni

pengusaha makaroni J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

 

pengusaha makaroni J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya di kancah dunia bisnis Indonesia barangkali tak begitu dikenal. Memang sosok pebisnis muda satu ini ini dapat dikatakan masih baru dalam menggeluti profesinya sebagai seorang pengusaha. Berhasil meraup Rp 30 juta untuk sehari dari bisnis kuliner yang baru-baru ini ia kelola, Yohanes Chandra Ekajaya dapat dikatakan sebagai salah satu pengusaha muda sukses yang berhasil lewat bisnis di bidang kuliner. Yohanes Chandra Ekajaya adalah pengusaha yang membuka bisnisnya tersebut berupa makaroni. Dengan nama makaroni sembur, Yohanes Chandra Ekajaya memang telah berinovasi meracik makaranoni yang sangat pedas.

Bagi Yohanes Chandra Ekajaya berjualan makanan kecil bukan alasannya untuk berkecil hati. Justru dari sinilah Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan berbagai macam ide brilian dan terus mengembangkan setkor bisnisnya. Awal mula Yohanes Chandra Ekajaya berbisnis, ia terinspirasi dari makanan yang selalu dibuat oleh Ibunya di saaat lebaran. Seringnya menikmati makaroni, Yohanes Chandra Ekajaya berinisiatif untuk membuat makanan tersebut dengan cita rasa yang sesuai dengan lidah orang Indonesia yaitu cita rasa pedas.

pengusaha muda yohanes chandra ekajaya bisnis makaroni

Kini, lewat bisnis makaranoi jancuk yang ia dirikan , Yohanes Chandra Ekajaya   berhasil membuka peluang kerja untuk 90 lebih karyawan yang dipekerjakan di perusahaannya. Sampai saat ini bisnis makaroni yang ia kelola telah memiliki sekitar 9 cabang yang masing-masing cabangnya tersebut terdiri dari 10 crew.

Yohanes Chandra Ekajaya mengaku tidak main-main dalam berbisnis. Begitupula hasil yang didapatkannya tersebut berhasil mendapatkan omzet sekitar Rp 4 hingga Rp 5 juta perhari. Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa ada yang unik dari sistem penggajian yang diterapkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya. Kini Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil meraih omzet sebulan dengan Rp 120 juta.

Berbagai macam menu dan level kepedasan membuat Yohanes Chandra Ekajaya meraup untung dari bisnis makanan ringan tersebut. Ke depan, meski Yohanes Chandra Ekajaya telah sukses membuka bisnis tersebut, ia pun meyadari bahwa persaingan semakin tinggi. Oleh sebab itu, ia pun merancang berbagai strategi khususnya dalam pembentukan kualitas produk, layanan, serta strategi pemasaran yang lebih menarik.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Nikmatnya Keuntungan dari Tahu Gimbal

pengusaha yohanes chandra ekajaya rambah bisnis tahu gimbal

pengusaha tahu gimbal J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebeagai salah satu pengusaha muda sukses yang membuka sebuah bisnis berupa tahu gimbal. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini menawarkan sebuah konsep kuliner yang sangat menarik. Ia meyakini bahwa kunci suksesnya adalah kepercayaan dan kekeluargaan dengan mitra kerjanya. Mengedepankan kualitas produk, Yohanes Chandra Ekajaya tak memungkiri bahwa keberhasilan usaha warung tahu gimbal miliknua bukan sematan karena konsep kekeluargaan yang dapat dipakai. Akan tetapi dikarenakan faktor kualitas dari produknya. Pilihan tahu gimbal sebagai produk bisnisnya buka tanpa alasan karena makanan tersebut merupakan makanana asli Jawa Tengah yang banyak memiliki penggemar.

Yohanes Chandra Ekajaya  menambahkan bahwa ia juga memberikan menu lain seperti Soto Perahu, Cendol Hitam, dan sebagainya. Semua menu tersebut memang disajikan dengan cara mengedepankan kualitas, higienitas, dan kesehatan. Tanpa pemanis, pewarna, pengawet, dan perasa, Yohanes Chandra Ekajaya  membranding tahu gimbal dengan kualitas yang terjamin.

Sekitar tahun 2009, Yohanes Chandra Ekajaya mengawali bisnis tahu gimbanya tersebut dan kini ia telah sukses membuka bisnisnya tersebut dengan omzet ratusan juta rupiah. Meski hanya memiliki dua cabang, Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa setiap harinya sekitar 400 hingga 500 orang rata-rata menjadi pengunjungnya. Jumlah tersebut belum dihitung dengan pengunjung pada hari libur.

pengusaha yohanes chandra ekajaya rambah bisnis tahu gimbal

Setiap harinya Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan omzet antara Rp 6 juta hingga Rp 8 juta. Tak disangka, maka setiap bulannya Yohanes Chandra Ekajaya   mendapatkan omzet berkisar Rp 180 juta hingga Rp 240 Juta untuk tiap bulannya. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya tergolong sebagai orang mapan setelah lebih dari 20 tahun bekerja sebagai superviso di perusahaan nasional.

Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa nantinya ia harus mengembangkan kualitas produk, layanan, dan strategi marketing. Yohanes Chandra Ekajaya juga lantas menceritakan bahwa keberhasilan yang ia peroleh sekarang bukan tanpa usaha. Jatuh bangun menjalankan bisnis kuliner yang sejatinya bukan bidang yang dia pelajari di bangku sekolah yang ia rasakan.

Ke depan, Yohanes Chandra Ekajaya akan meningkat bisnisnya tersebut. Meski sukses, Yohanes Chandra Ekajaya  juga kerap berbagai kepada para generasi muda yang tengah menekuni dunia bisnis.