Yohanes Eka Jaya Chandra Peduli Kota Kayangan Kucurkan Dana 10 Miliar

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Kota Kayangan menjadi perhatian dari Yohanes Eka Jaya Chandra Kota Kayangan merupakan tempat asal dimana dahulu Chandra Ekajaya pernah hidup disana, di Kota Kayangan Yohanes Eka Jaya Chandra pernah menjalani kehidupan masa kecilnya dari bangku TK sampai dengan SD.

Dana awal yang di berikan oleh Yohanes Eka Jaya Chandra senilai 10 miliar untuk pembangunan dan  penambahan berbagai fasilitas mulai dari sara tempat bermain, perbaikan fasilitas taman kota dan juga membantu beberapa TK dan Rumah Sakit Swasta disana.

Yohanes Eka Jaya Chandra menyebutkan bahwa dirinya sangat mendukung segala pembangunan fasilitas-fasilitas yang sekiranya untuk kebaikan masyarakat bersama kedepannya. Hal ini menjadi hal yang ingin selalu diwujudkan sebagai bentuk apresiasi bahwa dirinya pernah dibesarkan di Kota ini.

Tak hanya pembangunan fasilitas saja, Yohanes Eka Jaya Chandra juga mendukung upaya penanggulangan kemiskinan melalui tiga pemafaatan, yaitu pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Selain pembangunan fasilitas penunjang yang sudah ada, Yohanes Eka Jaya Chandra menyebutkan bahwa dirinya juga bekerjasama dengan pemerintah dan badan kesehatan baik pemerintah maupun swasta untuk terlibat dalam berbagai kegiatan untuk meningkatakan kesehatan masyarakat.

“bukan hanya kami saja yang turun aktif, kami juga menggandeng pihak lain untuk memaksimalkan tujuan kami,”ujar Yohanes Eka Jaya Chandra.

Pihaknya turut mendukung upaya perbaikan akses terhadap fasilitas umum lainnya, seperti pembangunan fasilitas air bersih, membangun dan merenovasi drainase untuk sistem sanitasi.

Pada tahun sebelumnya Yohanes Eka Jaya Chandra memang sudah secara rutin selalu memberikan bantuan di bidang pendidikan lewat beasiswa untuk para mahasiswa dan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA bahkan Kuliah di Kota Kayangan.

Upaya Yohanes Eka Jaya Chandra ini mendapat aprsiasi dari masyarakat dan juga pemerintah setempat. Para warga sangat merasa terbantu dengan program yang dilakukan oleh Yohanes Eka Jaya Chandra. Banyak warga yang berharap jika program semacam ini akan terus berlanjut. Pemerintah diwakili oleh pejabat terkait juga sangat senang dengan bantuan oleh Yohanes Eka Jaya Chandra, kerjasam di berbagai sektor akan semakin meningkatkan kesejahteraan dna kualitas hidup masyarakat Kota Kayangan kedepanya.

NASA Temukan Kehidupan Ekstraterrestrial

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menyusul Teleskop Antariksa Kepler, serangkaian alat akan diluncurkan untuk memungkinkan para ilmuwan mencari kehidupan di luar Bumi. Para ilmuwan badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan kemungkinan menemukan kehidupan lain di luar Bumi lebih dekat dari yang pernah ada.

Dalam diskusi panel Senin (14/7) yang menghadirkan berbagai macam ilmuwan terkemuka NASA ini menggambarkan peta perjalanan (roadmap), dimana sebuah lembaga tersebut diberi misi untuk menemukan kehidupan dan melihat kembali penemuan-penemuan yang membuka jalan kehidupan di luar angkasa.

Sementara NASA sendiri terus berupaya mendeteksi kehidupan dalam sistem tata surya. Administrator NASA Charles Bolden, membuka diskusi dengan mengatakan “dalam semesta yang sangat luas tak terbatas, mustahil manusia hanya sendiri.”

Dok.Chandra Ekajaya

Salah satu peningkatan besar dalam riset di luar sistem tata surya tersebut  adalah dengan Teleskop Antariksa Kepler, yang diluncurkan pada 2009. Alat ini penting dalam memperluas pengetahuan mengenai planet-planet ekso atau planet yang mengorbiti bintang di luar sistem tata surya. Teleskop ini telah menemukan sebagian besar dari 5.000 planet ekso potensial, 1.700 diantaranya telah dikukuhkan.

Riset Kepler tersebut telah memotivasi para ilmuwan dalam menyimpulkan bahwa kemungkinan ada miliaran planet di galaksi.

Sebuah penemuan besar dalam menemukan kehidupan ekstraterestrial adalah peluncuran satelit yang menggunakan misi survei terhadap planet ekso yang transit pada 2017, Teleskop Antariksa James Webb pada 2018 dan Teleskop Survei Inframerah Lapangan Luas – Teleskop yang Terfokus pada Astrofisika pada awal dekade berikutnya.

Seberkas Tinta Emas Sang Sastrawan Indonesia Pramoedya Ananta Toer

Seberkas Tinta Emas Sang Sastrawan Indonesia Pramoedya Ananta Toer 1 - Seberkas Tinta Emas Sang Sastrawan Indonesia Pramoedya Ananta Toer

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Pram atau Pramoedya Ananta Toer, demikian dirinya disapa, pria kelahirab di Blora, Jawa Tengah, 6 Februari 1925. Ayahnya bernama Mastoer Imam Badjoeri, seorang guru yang tadinya bekerja untuk sekolah dasar pemerintah, HIS, di Rembang Jawa Tengah. Ayahnya lantas menjadi kepala sekolah milik pergerakan Boedi Oetomo di Blora Jawa Tengah, sementara sang ibu Pram, Saidah, adalah anak seorang penghulu.

Penghasilan dari guru Boedi Oetomo sangatlah kecil dimasa itu, sehingga ibunya harus mencari penghasilan tambahan dengan harus bekerja di sawah atau pekarangan rumah orang lain. Sang ayah, seorang nasionalis. Pram kecil tak sepintar yang diharapkan oleh ayahnya. Pramoedya Ananta Toer sempat tidak naik sekolah tiga kali. Keadaan bertambah buruk saat ibunya meninggal karena menderita penyakit TBC pada usia 34 tahun, kemudian Pram lantas pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Pram akhirnya menjadi seorang penulis di Jakarta, karya pertamanya yang dibuat adalah Kranji-kranji Jatuh, Perburuan, dan Keluarga Gerilya. Di Jakarta Pram bekerja di kantor berita milik Jepang, Domei. Sebenarnya Pram tidak ingin sama sekali bekerja untuk Jepang, karena bagi Pram, bekerja dengan Jepang sama saja menjadi bagian dari jepang. Namun karena Pram terpaksa harus mencari nafkah untuk ke 8 (delapan) adiknya tersebut, Pram pun, dengan terpaksa, harus menerima bekerja bersama Jepang tersebut. Gaji yang diterima pram sapaan dari Pramoedya Ananta Toer selalu dikirimkan ke blora untuk kedelapan adiknya tersebut.

Di waktu sela nya bekerja, pram selalu menyempatkan untuk menimba ilmu untuk semakin memperkaya khazanah ilmu pengetahuanya. Pram bahkan masuk di dalam lembaga pembelajaran Taman Siswa, ketika siang hari pram harus bersekolah di Taman Siswa kemudian sore harinya pram bekerja di Domei. Pram sendiri lulus dari Taman Siswa pada tahun 1945, Tidak sampai disitu saja Pram pun melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Islam, Dondangdia. Di Sekolah Tinggi Islam inilah Pram belajar Filsafat, Sosiologi, dan Psikologi. Sementara itu Pram tetap terus bekerja untuk Jepang di Domei.

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Sebagai satrawan Nasionalis, Pramoedya Ananta Toer memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negaranya. Pram pun banyak menghasilkan karya-karya yang mengandung unsure perlawanan terhadap belanda. Dan sebab dari tulisannya itulah pram di jebloskan kedalam penjara. Setelah Pram dibebaskan dari dalam penjara, keadaan situasi politik di Indonesia semakin tidak menentu. Dan hal ini lah yang kemudian menyeret meletusnya peristiwa 30 September 1965 atau G30 SPKI. Peristiwa tersebut dianggap oleh Soeharto PKI lah sabagai biang keladinya, atas dasar inilah kemudian Soeharto dan militer membersihkan orang-orang PKI dan berbagai organisasi yang berafiliasi serta berhubungan dengan PKI, termasuk Lekra dimana Pram ada di dalamnya. Dianggap sebagai simpatisan PKI, Pram pun akhirnya ditanggap oleh rezim militer Soeharto dan dijebloskan ke kamp konsentrasi, Pulau Buru.

Namun bukan nya tidak produktif, pram pun semakin produktif dengan mengahsilkan berbagai karya sastra. Karya sastra nya ini pun terkenal hingga sampai keluar Negeri. Bahkan dirinya mendapat  berbagai macam penghargaan dari dalam dan luar Negeri atas karya sastra nya tersebut. Bahkan banyka karya sastra nya yang dijadikan film dn sudah di terjemahkan di lebih 50 bahasa di dunia.

Saat ini pram telah pergi menghadap sang pencipta, tanggal 30 april 2006 menjadi hari terkahir bagi dirinya menghembuskan nafas nya. Pram di indikasi menderita penyakit radang paru-paru dari kegemaranya merokok, serta ada beberapa penyakit komplikasi lainya yang juga menyerang badanya. Pram telah pergi namun karya-karya nya masih terus dikenang oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia tak terkecuali seorang Yohanes Chandra Ekajaya yang menjadikanya sebagai salah satu teladan pemikiran.

Yohanes Chandra Eka Jaya Bisnis Fashion Penghantar Kesuksesan

Sukses merupakan impian setiap orang. Namun, untuk mencapainya dibutuhkan sebuah usaha keras sehingga kata sukses tersebut dapat diraih. Itulah yang dilakukan Yohanes Chandra Ekajaya pria kelahiran Malang, Jawa Timur 30 tahun yang lalu. Kegagalan dalam hidup tidak membuatnya untuk menyerah begitu saja, kegalalan dalam ekonomi, pendidikan merupakan pukulan telak bagi dirinya sewaktu kecil sampai muda.

Yohanes Chandra Ekajaya Ki Sambarlangit

Dimulai dari modal yang minim, Yohanes Chandra Ekajaya memanfaatkan media online sebagai salah satu strategi pemasaran produk-produk yang ditawarkannya. Produk-produk fashion seperti baju, celana, sepatu, hingga aneka aksesoris ini merupakan produk dari bisnisnya yang berlabel “You And Me”. Produk ini tak hanya menyasar pada satu jenis gendre saja namun all in baik perempuan maupun laki-laki. Hal ini dilakukan untuk semakin membereikan segemen pasar yang besar tidak hanya itu-itu saja.

Dengan modal awal 750.000, Yohanes Chandra Ekajaya membuka gerai You And Me di Bandung dan kini omzet hingga 80 hingga 100 juta perbulan bukanlah hal yang sulit baginya. Produk fashion wanita dan remaja tersebut telah didistribusikan dan dipromosikan ke seluruh Indonesia dengan sistem preorder dan ready stock. Baginya sistem preorder tersebut dapat dibilang lebih menguntungkan dan dapat menyetok barang-barang best seller.

Yohanes Chandra Ekajaya Handal

Yohanes Chandra Ekajaya pun menggunakan strategi marketing yang cukup menarik untuk menawarkan produk-produk dari You And Me. Di antaranya ia menggunakan endorse artis, serta promosi lewat jejaring sosial seperti fanpage Facebook, Line, Twitter, Instagram serta ia kerap mengikuti berbagai event-event populer yang sesuai dengan target pasarnya. Strategi ini merupakan salah satu strategi yang jitu untuk menjaring konsumen bukan hanya dari lingkup daerah tertentu namun bisa di pasarkan di luang lingkp yang lebih luas. Sehingga akan semakin menigkatkan pendapatan.

Yohanes Chandra Ekajaya Pengusaha Handal

Meski mendulang banyak keburuntungan dan kesuksesan, Yohanes Chandra Ekajaya tidak berpuas diri dan cepat puas. Ia pun berencana ingin menjaring mitra bisnisnya bersama teman-temannya membuat brand baju sendiri. Dikarenakan Yohanes Chandra Eka Jaya hanya memiliki toko online yang dikunjungi oleh ribuan pelanggan setiap harinya, You And Me tetap berencana akan mengembangkan bisnisnya  menjadi toko offline dan gudang, serta coba masuk di departments store di Indonesia agar semakin dikenal di pasaran.

Sukses, Cerdik, dan Kharismatik merupakan ungkapan yang pantas disematkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya selain sebagai orang yang doyan akan hal Klenik dan Gaib. Bahkan seorang Yohanes Chandra Ekajaya sempat mendapat julukan dari temanya berupa “ Ki Sambarlangit” julukan yang terdengar aneh tapi sebenarnya memiliki makna yang sangat dalam serta berarti.

Yohanes Chandra Ekajaya You And Me Produk Titisan Nenek Moyang

Kegigihan dan kerjas keras menjadi kunci keberhasilan dalam bidang apapun. Prinsip inilah yang senantiasa dipegang oleh seorang Yohanes Chandra Ekajaya dalam hidupnya. Pengusaha sukses kelahiran Malang, Jawa Timur ini berkat prinsipnya ini menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia.

Yohanes chandra Ekajaya You and Me Fashion

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki kenangan yang buruk semasa kecilnya. Kesulitas ekonomi yang mendera keluarganya mengakibatkan dirinya harus rela meninggalkan bangku pendidikanya. Dirinya harus ikut bekerja serabutan membantu orang tuanya untuk memenuhi kehidupan sehari harinya. Hal inilah yang menjadi tempa an kuat bagi dirinya untuk menjalani kehidupan kedepanya.

Dengan berbekal pengalaman serta mental yang sudah teruji Yohanes Chandra Ekajaya memberanikan memulai bisnis. Bisnis pertama nya adalah Q Pizza, seiring berjalanya waktu bisnis nya pun berkembang dengan pesat. Ada satu hal yang masih terbayang bayang oelh Yohanes Chandra Ekajaya, sewaktu muda dirinya pernah berbincang dengan ayahnya, ayahnya bercita-cita nanti ingin membuka toko pakaian. Namun dengan keterbatasan ekonomi yang ada tidak memungkinkan hal itu terwujud. Ketika Yohanes Chandra Ekajaya sudah memiliki modal yang cukup saat ini dirinya ingin mewujudkan cita-cita ayahnya untuk membuka bisnis fashion.

Yohanes Chandra Ekajaya Fashion

“inilah bisnis titisan nenek moyang bagi saya terdengar klenik si tapi ya ininilah bisnis, bisnis fashion” ujar Yohanes Chandra Ekajaya

Dari cita-cita mulianya inilah muncul brand fashion You and Me. Brand fashion You and Me merupakan brand fashion yang menyediakan fashion bagi pria maupun wanita. Tersedia beraneka macam tas, pakaian, celana, sepatu bahkan sampai aksesoris.

Yohanes Chandra Ekajaya Pengusaha Indonesia

Brand You and Me besutan Yohanes Chandra Ekajaya, awal beridrinya pada tahun 2012 lalu. Perkembanganyanya bisa dikatakan pesat. Karena tak selang 2 tahun brand You and Me masuk dalam bran fashion yang menjadi trend fashion di Indonesia. Ini semua tak lepas dari tangan emasnya. Melihat pasaran dengan jeli dan mampu memanfaatkan peluang yang ada menjadikan bisnisnya ini semakin berkembang.

Pemasaran produknya sangat beragam mulai dari store yang tersedia di berbagai daerah dan kota besar di Indonesia, hingga menggunakan kecanggihan media internet dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram, twitter dan membuat website sendiri. Bahkan saat ini fashion produknya sudah mulai di jual di departments store terkemukan di Indonesia.

Pencapaian ini semua bagi Yohanes Chandra Ekajaya adaalah titisan cita-cita ayahnya/nenek moyangnya. “Soal klenik atau mitos atau apa, semua ini saya dedikasikan kepada cita-cita ayah saya dulu” ujar dirinya. Cita cita ayahnya lah salah satunya yang mengantarkan dirinya menjajaki bisnis fashion dan menciptakan fashion brand You and Me.

Yohanes Chandra Ekajaya Cara Agar Konsumsi Sayuran dan Buah Bertambah

Yohanes Chandra Ekajaya Buah dan Sayuran

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa konsumsi sayur dan buah remaja masih di bawah kebutuhan. Ada cara agar konsumsinya meningkat.

Andi memilih makan dengan kerupuk saja ketimbang menyantap sayuran. Ia selalu menampik sayur yang dihidangkan ibunya karena, menurut dia, rasa sayuran apa pun tak enak. “Enggak suka aja,” kata remaja 14 tahun ini, Rabu pekan lalu. Sejak kecil, Haris memang paling ogah disuruh makan sayur.

Selain itu, remaja yang kini duduk di bangku kelas VII sekolah menengah pertama di Jakarta ini jarang makan buah-buahan karena buah tak selalu tersedia di rumah. “Kadang ada, kadang tidak,” ujarnya.

Padahal ia doyan buah buahan. Bukan cuma Haris yang ogah makan sayur dan jarang mengkonsumsi buah. Yohanes Chandra Ekajaya memaparkan analisis dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menyarankan sayur dan buah dikonsumsi minimal 400 gram per hari. Tapi rata-rata orang Indonesia baru mengkonsumsi 57,7 gram sayur dan 33,5 gram buah per hari.

Adapun Riset Kesehatan Dasar 2013 mencatat 93,5 persen penduduk Indonesia kurang makan sayur dan buah. Sayur dan buah punya segudang faedah karena mengandung mikronutrien, yakni zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit tapi sangat diperlukan tubuh untuk tumbuh dan berkembang setiap hari. Di antaranya vitamin A, vitamin E, vitamin C, zat besi, zinc, dan selenium.

Yohanes Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa konsumsi buah dan sayur, sesuai dengan rekomendasi, juga mencegah terjadinya penyakit tak menular, seperti diabetes dan hipertensi, juga stroke. Untuk mendongkrak konsumsi sayur dan buah pada remaja.

Yohanes Chandra Ekajaya Sayuran

Yohanes Chandra Ekajaya mengawali penelitiannya dengan berdiskusi bersama 64 remaja putri di dua sekolah di Kota Depok, Jawa Barat. Mereka ditanyai soal buah dan sayur yang disukai dan kendala mengkonsumsinya.

Yohanes Chandra Ekajaya Grafik Konsumsi Sayuran dan Buah

Hasil diskusi Yohanes Chandra Ekajaya dengan 64 remaja tersebut kemudian dimasukkan ke program matematika untuk menghitung buah dan sayur yang bisa dikombinasikan agar didapatkan gizi maksimal sesuai dengan kebutuhan tubuh, yakni mengandung 10 persen kebutuhan energi, 60 persen kebutuhan beta karoten, 60 persen kebutuhan vitamin C, dan 60 persen kebutuhan serat. Untuk buah, Hera juga menyusunnya berdasarkan musim, sehingga satu kombinasi bisa ditemukan pada saat yang sama. Harganya juga dipilih yang tak memberatkan kantong orang tua—satu kombinasi sekitar Rp 12 ribu. “Lebih mahal satu bungkus rokok,” katanya.

Yohanes Chandra Ekajaya Buah

Dari hasil hitungan tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan  ada delapan varian buah dan sayur yang bisa dikonsumsi bersamaan. Sebanyak 180 remaja diminta menilai semua varian ini. Hasilnya, ada empat varian yang mereka favoritkan (lihat boks). Dari hasil penelitiannya, para remaja lebih suka sayur dan buah berwarnawarni, manis, dan praktis dimakan. Mereka menyukai buah yang bisa dibawa, seperti untuk bekal sekolah.

Chandra Ekajaya Cara Memilih Batako yang Berkualitas dan Kuat

Batako merupakan salah satu bahan bangunan yang menjadi pilar pondasi dalam setiap pembuatan suatu bangunan. Chandra Ekajaya tak segan membagi kan ilmu cara memilih batako yang berkualitas dan kuat. Karena ketika salah memilih batako akan mengakibatkan bangunan menjadi mudah rapuh.

Chandra Ekajaya Batako

Seperti yang diketahui banyak orang, salah satu keuntungan penggunaan batako adalah sifatnya yang anti atau kedap air. Sifat inilah yang mampu meminimalkan resiko terjadinya rembesan air pada dinding. Bahkan, jika batako yang digunakan memiliki kualitas yang baik, rembesan pada dinding bisa dihilangkan. Namun semua itu juga tergantung dengan proses pemasangan batako itu sendiri.

Batako sendiri terdiri dari dua macam batako, batako yang dibuat secara manual dan batako menggunakan mesin. Perbedaan dari keduanya hampir tidak bisa diamati dengan kasat mata, hanya ada sedikit cara untuk membedakanya yaitu mengamati kedua permukaan batako secara detail. Batako yang dibuat dengan mesin memiliki permukaan yang lebih halus, karena memiliki kepadatan yang lebih baik jika dibandingkan batako yang dibuat secara manual.

Chandra Ekajaya Batako Keren

Chandra Ekajaya mengatakan batako yang memiliki kualitas bagus memiliki ciri-ciri, antara lain  dengan kualitas yang baik adalah batako terasa akan lebih terasa berat jika diangkat dengan tangan. hal itu menunjukkan bahwa adonan batako melekat dengan erat dan memiliki kepadatan yang baik, sehingga tidak timbul rongga atau lubang di dalamnya. Perhatikan pula bagian permukaan dengan baik. Pilihlah batako dengan tampilan pori-pori yang lebih padat dan tertutup rapat, serta tampak rata dan halus.

Pemilihan pasir sebagai bahan dasar membuat batako sendiri sangat menentukan kualitas batako. Pasir yang bagus digunakan sebagai bahan batako adalah menggunakan pasir kali./sungai. Sebaiknya jika akan membeli batako diharapkan untuk bertanya terlebih dahulu kepada pembuat batako komposisi serta bahan pasir apa yang digunakan untuk membuat.

Chandra Ekajaya Jualan Batako

Chandra Ekajaya mengatakan pemilihan batako yang bagus tergantung dengan cara kita untuk melihat dimana kita membeli serta jangan malu untuk bertanya kepda penjual. Bisa-bisa kita malu bertanya kita akan di bohongi oleh penjual. Jangan lupa pula untuk mau memperhatikan hal-hal tersebut saat memilih batako.

Chandra Ekajaya Pengalaman Sensasi Naik Pesawat Garuda Indonesia

Chandra Ekajaya Naik Pesawat

Chandra Ekajaya akan membagi pengalama terbang bersama Garuda Indonesia. Siapa si yang tau dengan maskapai yang satu ini yoitu Garuda Indonesia. Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai terbaik yang dimiliki Indonesia. Pada tahun 2005 saja Garuda Indonesia masuk dalam urutan 8 maskapai terbaik di dunia menurut Skytrax.

Hal ini tak hayal dengan kualitas serta service yang begitu baik dan memuaskan kepada pengguna jasanya. Namun tidak bisa dipungkuri dengan kualitas dan service begitu baik yang diberikan, menjadikan Garuda Indonesia maskapai dengan harga tiket lebih mahal. Untuk kebanyakan orang masih berpikir 2 kali untuk menggunakan Garuda Indonesia jika hanya berpergian jarak dekat. Tak terkecuali Chandra Ekajaya yang lebih memilih menggunakan maskapai ini karena nyaman serta lebih safety.

Chandra Ekajaya Fasilitas Keren

Chandra Ekajaya menuturkan bahwa ada bebrapa faktor yang menyebabkan dirinya dan sebagian besar orang Indonesia memilih Garuda Indonesia sebagai maskapai pilihan nya. Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan, antara lain.

Ketepatan Waktu

Untuk masalah ketepatan waktu jangan ditanya, Garuda Indonesia memiliki jadwal schedule yang sangat tepat waktu. Hal ini menjadikan Chandra Ekajaya dan sebagian besar orang di Indonesia memilih Garuda Indonesia. Terlebih lagi bagi para pebisnis yang sangat mementingkan waktu, ketepatan waktu menjadi pilihan prioritas selain kenyamanan.

Cabin

Keistimewaan dari Garuda Indonesia dibandingkan dengan maskapai lainya adalah ruang duduk yang sangat lega. Untuk sandaran kaki bisa berselonjor dengan santai dan nyaman. Bahkan di kelas ekonomi pun disediakan cabin lega dengan tambahan fitur di setiap tempat duduk berupa layar hiburan.

Staff/Pramugari

Keramahan para staff dan pramugari menjadi hal yang tidak kalah penting. Penampilanya pun sopan dengan pakaian yang tidak berlebihan. Menjadikan kesan lebih elegant dan mempesona dari para staff dan pramugari.

Tak cuma sampai disitu, Garuda Indonesia juga menyediakan makanan di setiap penerbanganya, makanan tersebut kemudian dibagikan kepada para penumpang setelah 30 menit perjalanan. Namun untuk rute penerbangan yang singkat, Garuda Indonesia hanya menyediakan cemilan saja berupa roti dll.

“enak lah pokoknya naik Garuda Indonesia, pelayanan nya ramah, pesawatnya enak lega, serta ngga kelaparan pula” ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Ramah

Kesimpulanya Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa yang jelas harga yang mahal sebanding dengan pelayanan yang diberikan. Semua itu akan tergantikan dengan semua kepuasan yang diberikan oleh Garuda Indonesia.