Harga Loyang Pisang Mini Melejit

Harga Loyang Pisang Mini Melejit 2

Makanan yang dibranding dengan nama Loyang Pisang Mini ini sedang ramai dibicarakan masyarakat Indonesia. Setelah satu minggu ini diunggah di akun instagram yang khusus membahas kuliner, baik makanan, minuman, dan camilan, maka produk ini segera dicari oleh seluruh masyarakat. Bahkan muncul berbagai unggahan yang menyertakan tag #loyangpisangmini. Maka semakin banyaklah orang yang merasa penasaran dengan produk ini. Padahal produk ini belum terdistribusi secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Sebab produk ini masih terhitung baru bila dibandingkan dengan berbagai produk camilan lainnya. Karena banyaknya permintaan, sedangkan jumlah stoknya masih terbatas, maka para pedagang akhirnya menaikkan harga jualnya. Untuk satu bungkus loyang pisang mini ini sekarang dibanderol dengan harga 30 ribu rupiah. Padahal sebelumnya, harga camilan ini hanya berkisar antara 5 ribu hingga 10 ribu rupiah. Menariknya, dengan harga yang melejit seperti itu para konsumen tetap ingin membeli produk ini. Sebab booming di media sosial sudah sangat heboh.

Harga Loyang Pisang Mini Melejit

Saat ditanya mengenai produk Loyang Pisang Mininya yang kontroversial, Chandra Ekajaya memberikan keterangan bahwa dirinya tidak pernah membayangkan bahwa produknya akan menjadi sedemikian populer. Meskipun ia sudah mempunyai rancangan untuk mempopulerkan produknya, ternyata efeknya sungguh dahsyat. Produk ini menjadi sangat laku karena ada beberapa artis yang mengunggah fotonya sambil memakan camilan ini. Mulai dari postingan itulah, kemudian menjadi viral dan menyebar ke seluruh pelosok tanah air. Terkait dengan harga camilannya yang melejit, owner sekaligus direktur ini menghimbau supaya konsumen dan pelanggan tidak usah khawatir. Sebab mereka akan menambah jumlah produksi untuk beberapa bulan ke depan. Menurutnya, hal ini merupakan prioritas dan sangat penting. Maka dari itu pengusaha Chandra Ekajaya membuka investasi bagi pengusaha lain untuk bekerjasama dengannya. Tentu saja tawaran ini tidak disia-siakan oleh para pebisnis, terutama pebisnis muda. Sebab mereka bisa mendapatkan keuntungan tanpa harus repot-repot memikirkan ide. Apalagi produk ini sudah mempunyai pasar yang besar. Terlebih para konsumen pun rela membayar dengan harga tinggi demi mendapatkannya.

Lahirkan Pengusaha Baru

Lahirkan Pengusaha Baru

Pengusaha dan pemerintah Indonesia saat ini sedang bekerja sama untuk mengentaskan kemiskinan di negeri Indonesia. Bentuk kerja sama ini menggunakan berbagai macam strategi dalam mencapai tujuannya. Goalnya adalah mengangkat derajat dan harkat manusia Indonesia melalui aktivitas ekonomi dan kesejahteraan. Para pengusaha ini mempunyai konsep bahwa ekonomi saat ini dipegang oleh para pengusaha. Mereka berkonsep bahwa industri hubungannya bukan dengan persaingan, melainkan kemitraan. Sehingga justru dengan banyak pengusaha yang muncul, terutama yang berasal dari industri kreatif, maka akan semakin banyak usaha yang maju. Para pengusaha ini berkomitmen untuk memunculkan dan melahirkan pengusaha baru demi memajukan perekonomian bangsa dan negara ini. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadikan program ini sebagai program unggulan. Sebab memang peran pengusaha sangat penting di era globalisasi seperti saat ini. Tetapi program ini belum dilaksanakan secara maksimal dan optimal. Sebenarnya para pengusaha sudah mempunyai konsep dan kurikulum untuk memunculkan pengusaha-pengusaha muda.

Lahirkan Pengusaha Baru 2

Salah satu pengusaha, yakni Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa sebenarnya rakyat Indonesia mempunyai potensi yang sangat luar biasa. Baik dari segi sumber daya manusia dan sumber daya alam. Kebanyakan dari para calon pengusaha dan wirausahawan merasa tidak percaya diri dan gamang untuk memulai usaha. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor. Biasanya faktor tersebut meliputi modal dan keahlian serta kemampuan. Jadi mereka takut untuk melangkah. Inilah yang jadi ranah tugas dari pengusaha senior. Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa ia beserta rekan-rekan lainnya akan memfasilitasi masyarakat dengan memberikan pelatihan dan pembinaan secara intensif. Bahkan beberapa yang sudah menjajal mendirikan usaha pun sering terkendala beberapa faktor. Seringnya adalah permasalahan fasilitas. Jadi jiwa dan badan harus dilengkapi. Jiwa itu artinya sumber daya manusianya harus siap dan matang. Kemudian yang dimaksud dengan badan adalah fasilitas, sarana dan prasarana. Pengusaha tentu tidak dapat berjalan sendiri. Pemerintah tetap harus membuka lapangan usaha baru, supaya tenaga kerja dapat terserap. Selain itu kebutuhan sarana kerja pun harus dilengkapi supaya kerja maksimal.

Chandra Ekajaya Jadi Pemateri

Chandra Ekajaya Jadi Pemateri 2 - Chandra Ekajaya Jadi Pemateri

Pengusaha Chandra Ekajaya rela memberikan pelajaran tambahan untuk siswa sekolah dasar di wilayah pinggiran. Selain itu, ada pelatihan keterampilan. Anak-anak desa yang selama ini minim akses pengetahuan umum diajak bermimpi dengan menggantungkan cita-cita setinggi langit. Riuh rendah itu berasal dari Sekolah Dasar Inpres, Kabupaten Majalengka, Jumat  15 April lalu. Meskipun jam pelajaran sudah berakhir empat jam sebelumnya. Namun, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Ada 40 peserta ajar tanpa mengenakan seragam sedang belajar di dua kelas yang berdekatan itu. Pengajarnya bukan guru biasa, melainkan mahasiswa.

Chandra Ekajaya Jadi Pemateri

Pola mengajar terasa lebih santai, tapi para siswa tetap antusias dengan duduk tenang. Mereka bergantian mengangkat jari untuk antre berdiri di depan kelas. Satu per satu membacakan mimpi dan cita-citanya. Bahkan, seorang siswa sempat meneteskan air mata. Sontak guru perempuan berhijab menghampiri. Pengusaha Chandra Ekajaya menggelar program balai belajar desa di wilayah Bandung setiap hari Jumat dan Minggu. Pesertanya pelajar kelas V dan VI. Pendek kata, para siswa seolah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Balai belajar desa ini diadakan selama satu semester. Jika komunitas lain keliling dari satu lokasi ke lokasi lainnya, beliau menetap selama enam bulan. Kelompok pengusaha yang beranggotakan 18 orang, yang bernama Dunia Indah ini lebih condong memberikan pelatihan skilL Para siswa diajari membuat kerajinan tangan berbahan kain mori. Tak mau tanggung, pengusaha kerajinan tangan berbahan mori yang sukses berjualan online sengaja diundang untuk ikut mengajar. Chandra Ekajaya memberikan penjelasan bahwa kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak sekalian menanamkan jiwa berwirausaha,. Ia mengatakan bahwa kelas ini juga membuka kelas istimewa sebulan sekali. Kalangan praktisi diundang sebagai pemateri. Bulan lalu, dokter gigi diminta mengajar tentang kesehatan mulut. Pengetahuan siswa pun kian luas. Sebab lingkungan mereka di desa sehingga akses pengetahuannya terbatas, maka dari itu pengusaha diperlukan supaya mereka bisa memberdayakan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Ini merupakan tindakan yang sangat mulia. Semoga bisa dicontoh oleh berbagai elemen.

 

 

 

Chandra Ekajaya Gandeng Laudya

Chandra Ekajaya Gandeng Laudya - Chandra Ekajaya Gandeng Laudya

Chandra Ekajaya sangat sadar bahwa dunia keartisan memiliki risiko yang berat, yakni popularitas yang mungkin bisa surut kapan saja. Oleh karena itu, kini sejumlah artis ibukota memiliki tren membuka bisnis baru dengan berjualan oleh-oleh khas daerah tertentu. Seperti Malang Tremor yang dimiliki oleh artis sekaligus pengusaha, Chandra Ekajaya. Aktor yang memerankan tokoh Ki Sambarlangit ini memilih Kota Batu untuk membuka outlet oleh-oleh khas daerah sekitar tiga bulan lalu karena ia kerap pulang ke tanah kelahirannya. Apalagi dirinya juga mempunyai bisnis busana yang penggemarnya juga berasal dari Malang, Jawa Timur. Melihat kedekatan antara dirinya dan Kota Malang, akhirnya lelaki ini pun memilih Kota Apel sebagai tempat untuk membuka bisnis oleh-oleh tersebut. Ternyata antusias pengunjung terus meningkat hingga akhirnya buka cabang di kawasan Saringansari. Saat dijumpai di pembukaan outlet terbarunya, lelaki yang belum genap berusia 30 tahun ini merasa sangat bersyukur karena kreasi oleh-oleh khas daerah ternyata bisa diterima oleh masyarakat. Sebab ia membuka outlet di Malang adalah karena ia sering diundang ke Malang dan antusiasnya juga banyak karena itu untuk membuka bisnis ini pun ia memilih kota ini.

Chandra Ekajaya Gandeng Laudya 2

Ketika ditanya mengenai tren para artis yang kini bergelut dengan bisnis oleh-oleh daerah, Chandra Ekajaya kembali menuturkan jika dirinya memang terinspirasi oleh Teuku Cik Suko, adik iparnya yang lebih dulu buka outlet kue oleh-oleh khas dengan nama Malang Joger. Ia mengatakan bahwa sebenarnya bukan tren keartisannya tetapi ia ingin berkembang. Apalagi menjadi artis ada masanya. Jadi ia bekerja sama dengan teman-teman artis juga. Ia menyebut oleh-oleh kreasinya ini termasuk oleh-oleh kekinian karena kue khas Surabaya dipadukan dengan pastrpuf khas Afrika. Kemudian diberi aneka rasa seperti teh ijem, gedhang coklat, caramel, dan mint yang merupakan varian terbaru. Untuk menggaet ke rasa penikmat jajanan, pengusaha Chandra Ekajaya juga mempunyai strategi khusus dengan melayani sendiri para pembelinya. Bahkan tak jarang juga menggandeng artis lain seperti yang dilakukannya kemarin dengan mengajak artis cantik Laudya Chyntia Bella untuk bersama-sama melayani pembeli yang telah antre.

Chandra Ekajaya Baca Buku Bisnis

Chandra Ekajaya Baca Buku Bisnis

Pengusaha Chandra Ekajaya adalah seorang pebisnis yang mengatakan bahwa bisnis yang ia jalani sangat baik. Salah satu buktinya adalah bisnisnya diakui oleh bank, karena telah menjadi sektor bisnis yang terpercaya. Dengan begitu ia bisa mengambil kredit untuk meningkatkan usahanya. Awal mula ia menjalani bisnis karena didorong temannya untuk membaca buku pebisnis sukses Indonesia. Buku itu direkomendasikan oleh salah seorang temannya. Meskipun terlihat sepele tetapi buku itu mampu menjadi referensi yang menuntun dirinya memahami struktur keuangan dalam sebuah perusahaan. Menurut pengakuannya ia memang lebih tertarik pada bab terakhir pada buku tersebut, yakni tentang pengusaha dan bankir yang berbagi pengalaman. Misalnya, role model pria asal Malang, Jawa Timur selama Ini adalah sosok Bob Sadino. Kata-kata yang ia sampaikan dalam buku tersebut mampu memotivasinya dalam beberapa hal di bidang bisnis. Beberapa poin penting yang mampu mendorong dirinya dari buku itu adalah ekonomi harus selalu mapan, jika tidak mapan, lanjutnya, bagaimana seorang pebisnis bisa berbagi ke sesama yang membutuhkan.

Chandra Ekajaya Buku Bisnis

Bagi Chandra Ekajaya, menjadi pengusaha adalah menjadi kaya untuk membantu sesama. Sehingga banyak orang yang bisa dibantu. Misalnya dengan menciptakan lapangan sehingga ekonomi masyarakat sekitar meningkat. Supaya hal itu terwujud, maka pengusaha harus mempunyai kekuatan atau power. Dalam buku itu disebutkan bahwa untuk menjadi seorang yang powerfull maka ia harus menjadi CEO di perusahaannya sendiri, dan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Sehingga tidak hanya memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain, tetapi ilmu dan pendidikan baik nonformal dan formal ke pegawai. Sehingga membuat pegawai menjadi lebih pintar dan loyal kepada perusahaan tempat mereka bekerja. Adapun hal lain yang dipelajari oleh pengusaha Chandra Ekajaya dari buku tersebut adalah dirinya harus memahami tanah mana yang subur dan tidak, artinya apa yang dibutuhkan masyarakat harus dimengerti oleh pengusaha tersebut. Kemudian hal lain yang dicari adalah keunikan atau perbanyak referensi untuk produk yang dikelola, kemudian lakukan inovasi, serta dipublikasikan selebar-lebarnya agar masyarakat luas tahu usaha yang dijalani.

 

Chandra Ekajaya Digital Marketing Kemajuan Teknologi Cara Jitu Kembangkan Produk

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya di era teknologi ini memang bisa dikatakan bahwa semuanya serba menggunakan teknologi. Penggunaan teknologi sudah menyasar segala aspek kehidupan manusia saat ini. Terlebih saat ini informasi sudah sangat mudah di dapatkan, bahkan orang yang berada di pelosok daerah pun bisa sangat dengan mudah mengakses informasi di perkotaan bahkan informasi yang ada di dunia.

Perkembangan tekonologi ini juga dimaksimalkan oleh para pengusaha dan penggiat bisnis Chandra Ekajaya tidak mau ketinggalan juga. Mereka berlomba-lomba memanfaatkan teknologi untuk digunakan sebagai wadah atau media penjualan dan pemasaran produk atau yang lebih dikenal dengan digital marketing.

Dok.Chandra Ekajaya

Banyak pengusaha yang saat ini mulai memaksimalkan digital marketing sebagai salah satu strategi mengembangkan bisnis. Penggunaanya pun sangat bisa dikatakan kreatif , memaksimalkan media online salah satunya media sosial. Ini juga yang dilakukan oleh pengusaha Chandra Ekajaya dalam salah satu strategi jitu mengembangkan bisnis miliknya. Kesuksesan Q Pizza, You and Me fashion dan Oil Crot bahkan purwoceng semuanya menggunakan digital marketing terutama media sosial. Pemanfaatan media sosial sudah sejak awal digunakan dalam mengembangkan bisnis, salah satu yang menjadi ujung tombak pengenalan produk adalah media sosial. Penggunaan media sosial atau media online bisa dikatakan tepat, cepat dan pastinya murah.

Kemudahan yang diberikan dalam penggunaan media online menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pelaku bisnis dan pengusaha. Media digital digunakan dengan sangat gencar untuk meraih awareness publik. Kemudahan berkomunikasi, penyampaian pesan yang dua arah, sistem penyampaiannya yang real time, semua itu menjadikan media sosial sebagai senjata wajib para pengusaha tak lepas Chandra Ekajaya pun melakukannya juga.

Bahkan kedepanya pemanfaatan media digital marketing bisa digadang-gadang akan mengalahkan pemanfaatan bisnis secara online. Dalam bisnis tertentu memang saat ini bisa dikatakan media online sudah mengalahkan penggunaan media offline. Namun ada beberapa bidang bisnis yang tidak bisa memanfaatkan media digital marketing dalam pemaksimalan bisnis. Bukan perkara yang sulit untuk menjadikan pergeseran sistem ini, teknologi dari tahun ketahun semakin pesat perkembanganya, jadi tidak ada kemustahilan yang terjadi kedepanya ketika berbicara soal teknlogi dan pemanfaatanya.

Chandra Ekajaya Raup Untung Besar Lewat Peternakan Ayam Kampung

Dok.Chandra Ekajaya

Disela sela kesibukan Chandra Ekajaya menjalankan Qpizza nya, pria kelahiran malang 30 tahun silam ini menghabiskan waktunya di kandang ternak ayam kampung miliknya di pekarangan belakang rumahnya di  kota Batu, Malang. Kebanyakan masyarakat mengira usaha beternak ayam kampung hanya usaha sampingan saja padahal jika ditekuni secara serius dapat menghasilkan omzet hingga puluhan juta rupiah per bulannya.

Berawal dari iseng mencoba membesarkan ayam kampung 20 ekor Chandra Ekajaya kemudian mulai belajar menernaknya kemudian membesarkan hingga ayam benar-benar siap untuk di jual dipasaran. Belajar dari pengalamanya selama mebesarkan hingga menernaknya dari bertelur hingga menjadi ayam dewasa siap kosumsi inilah tergerak jiwa bisnis Chandra Ekajaya untuk menambah modal guna memperbesar usahanya beternak ayam kampung.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya memilih ayam kampung sebagai focus ternaknya dikarnakan ayam kampung meiliki tinggkat kekebalan terhadap penyakit yang bagus dan tahan terhadap cuaca extreme walaupun dibutuhkan waktu lebih lama daripada pembesaran ayam potong maupun ayam kampung super. Jatuh bangun pun dialami oleh dirinya diawal tahun dia membangun usahanya. Mulai dari ada yang mati bibitnya hingga tertipu dalam pengadaan bibit dimana dirinya membeli bibit dan hampir 35 % bibitnya mati di minggu pertama dikarnakan kualitas bibit yang kurang bagus.

Kesuksesan Chandra Ekajaya sekarang ini tak kurang dirinya dapat menghasilkan 10.000 DOC (anak ayam umur satu hari), 20.000 telur dan setidaknya 2000 ayam siap konsumsi tiap 3 minggunya.  Dengan harga jual DOC Rp.4000 – Rp.5000 per ekor, Rp.1200 – Rp.1500 per butir telur dan Rp30.000 – Rp.40.000 /Kg untuk ayam siap konsumsi. Tak kurang dari Rp100 juta penghasilanya setiap bulannya ini pemilik Qpizza ini tetap menjalankan berbagai macam usahanya secara tertata dan termanajemen degan bagus. Chandra Ekajaya berprinsip segala kesuksesan itu tidak harus melalui bangku sekolah , walaupun dirinya pernah putus sekolah dan karirnya dibidang study kurang bagus namun dirinya tetep positif thinking dalam menjalani hidupnya kedepan. Dengan semangat dan kerja kerasanya serta ketekunannya dalam menjalankan bisnis kini dirinya menjadi seorang pengusaha sukses yang dapat membangakan nama kedua orang tuanya.
Baca juga artikel lainya mengenai Chandra Ekajaya yang tidak kalah menarik.

Chandra Ekajaya Putar Roda Bisnis

Chandra Ekajaya Restoran

Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa sektor bisnis kuliner tidak akan pernah mati. Sektor bisnis ini akan terus berputar laksana roda yang terus dikayuh tanpa henti. Salah satu bentuk sekaligus bukti bahwa bisnis di sektor ini tidak pernah adalah kuliner makanan tradisional. Meskipun sudah termakan usia, tetapi makanan tradisional tetap mampu bertahan di tengah gempuran-gempuran makanan modern dan cepat saji. Memang kudapan modern serta asing yang masuk ke Indonesia dibungkus dengan promosi yang sangat gencar, sehingga makanan asing itu terkesan mewah dan lezat, padahal bila dibandingkan dengan kelezatan dan kenikmatan makanan tradisional, sudah pasti siapa yang unggul!

Negara ini dianugerahi dengan puluhan ribu pulau, baik pulau-pulau yang besar maupun pulau-pulau yang kecil. Selain itu penduduk dari negara ini terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa yang jumlahnya sangat banyak. Hal ini dilihat dari pakaian adat, bahasa daerah, serta makanan tradisional para etnis atau suku bangsa tersebut. Potensi inilah yang ingin dimaksimalkan dan dioptimalkan oleh pebisnis kuliner satu ini. Ia sedang mencanangkan konsep restoran yang menyajikan seluruh makanan tradisional di Indonesia. Sehingga masyarakat sekaligus penduduk negara ini pun bisa memahami bahwa karakter serta ciri khas tiap-tiap etnis dan suku bangsa sangat berbeda. Tetapi yang luar biasa adalah etnis dan suku bangsa yang berbeda itu bisa bersatu dengan landasan Pancasila dan dipayungi slogan Bhineka Tunggal Ika.

Sesuai dengan dasar dan slogan bangsa dan negara ini, maka pebisnis ini ingin mewujudkan konsep restoran yang menggunakan rasa persatuan dan nasionalisme. Sasarannya justru masyarakat Indonesia dan masyarakat asing. Bayangkan saja jika orang luar negeri bisa merasakan gudeg, rendang, gulai ayam, tongseng, opor telur, dan sebagainya. Lidah mereka pasti akan merasakan nikmatnya makanan-makanan tradisional. Selain itu koki-koki atau pemasaknya adalah ibu-ibu kampung yang memang sengaja dijadikan karyawan supaya konsep restoran berjalan. Alasan yang paling mendasar mengambil ibu-ibu dari kampung sebenarnya sangat sederhana, yakni karena masakan ibu-ibu tersebut enak.

Restoran Chandra Ekajaya

Proses pembuatan makanan tradisional akan lebih nikmat dan lezat jika proses pembuatannya pun menggunakan cara tradisional. Maka dari itu pilihan jatuh kepada ibu-ibu kampung yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka sangat mengerti bagaimana meracik bumbu dan memasak makanan tradisional sesuai dengan apa yang dulu telah dilakukan oleh nenek moyang. Pilihan tepat, karena selain mendapatkan cita rasa masakan yang berkualitas tinggi, ia juga dapat membantu para warga kampung yang kebanyakan pendatang. Restoran miliknya pun mendapatkan profit yang lebih banyak karena restorannya mempunyai konsep, dan hal yang paling penting dari restoran adalah rasanya enak!

Menurut ilmu perekonomian saat ini, bisnis kuliner bisa dimasukkan ke dalam cabang atau pun sub-industri dari restoran. Tetapi hal ini berbanding terbalik dengan pengertian yang dipahami oleh masyarakat luas. Masyarakat justru memahami bahwa restoran merupakan bagian atau pun sub dari sektor bisnis kuliner. Tetapi pemahaman yang terbalik ini tidak terlalu berpengaruh bagi berputarnya roda perekonomian. Sebab, selama restoran masih menyajikan makanan-makanan yang unik atau mempunyai ciri khas tersendiri, maka restoran tersebut akan selalu ramai. Setidaknya itulah pendapat yang diberikan pengusaha Chandra Ekajaya selama menekuni bisnis restorannya.

Setiap harinya restorannya selalu dikunjungi oleh para tamu dari luar negeri. Kebanyakan berasal dari benua Eropa dan Amerika. Sedangkan untuk benua Asia lebih banyak didominasi oleh warga negara Jepang. Ini menunjukkan bahwa negara Indonesia merupakan sebuah negara yang banyak dikunjungi oleh warga negara asing. Selain karena indahnya alam serta keseniannya, yang paling dicari dari negara ini adalah makanan khasnya, yaitu makanan-makanan tradisional.

Pebisnis restoran ini merupakan salah satu dari sekian banyak pebisnis yang bergerak di sektor restoran tetapi melakukan pergerakan yang visioner dan progresif. Menjadikan ibu-ibu kampung yang asal wilayahnya berbeda-beda sebagai koki atau chef untuk restorannya merupakan langkah yang harus didukung dan diacungi jempol. Meskipun banyak yang tidak berani menirunya, karena menurut mereka nantinya strategi seperti itu akan membuat biaya operasional membengkak karena terlalu banyak pegawai. Tetapi pebisnis ini tidak menyalahkan mereka yang tidak paham dengan konsep bisnis restorannya. Justru karena ia menerapkan konsep seperti itu, maka konsumen dan pelanggan terus mengalir bagaikan air terjun yang turun dari langit kahyangan.

Hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh pebisnis lain yang bergerak di sektor yang sama adalah dirinya menerapkan sistem yang sama di semua restoran miliknya. Baik yang berada di dalam negeri dan luar negeri, khususnya di hotel-hotel dan tempat-tempat strategis nan ramai, biasanya berada di jantung pusat kota. Itulah strategi yang membuat nama restoran miliknya cepat menyebar menjadi viral kuliner dan restoran yang sangat dicari oleh seluruh wisatawan, baik domestik maupun luar negeri.

Kini restoran miliknya bisa dibilang menjadi acuan bagi para wisatawan untuk mendapatkan kuliner-kuliner khas Nuswantara, terutama masakan dan makanan tradisional. Nilai plus inilah yang tidak dimiliki oleh pebisnis yang lain karena mereka masih takut terhadap risiko akan nilai operasional yang tinggi. Tetapi bagi dirinya, risiko itu setara penghasilan dan apresiasi yang ia dapatkan kini. Ia banyak memperoleh penghargaan yang terkait dengan pengelolaan bisnis dan manajemen restoran. Selain itu ia juga mendapatkan penghargaan sebagai pelestari masakan dan makanan tradisional Indonesia.

Chandra Ekajaya Restoran

Kemudian yang membedakan restoran miliknya dengan restoran yang lain adalah sambal. Restoran miliknya menawarkan berbagai macam sambal, dari sambal yang terasa manis khas Yogyakarta, hingga sambal pedas seperti sambal bawang. Varian-varian sambal yang lain pun juga disediakan, misalnya sambal tomas, sambal terong, atau pun sambal pete, dan sebagainya. Ini membuktikan bahwa masakan dan makanan tradisional beserta sambal merupakan indikator perkembangan dunia kuliner di Indonesia. Bahkan untuk generasi saat ini, berburu kuliner yang lezat dan nikmat sudah menjadi tren, lifestyle, dan gaya hidup kekinian. Bila mereka datang ke restoran ini, maka mereka tidak akan kesulitan, karena di restorannya menyediakan berbagai macam makanan yang enak dan lezat.

Selain masakan dan makanan tradisional serta sambal yang menjadi andalannya. Restoran miliknya ini menawarkan makanan yang menyehatkan. Jadi tidak perlu khawatir dengan kesehatan. Restoran ini menjamin bahwa gaya hidup sehat merupakan prioritas utama, sehingga bahan-bahan yang dipilih pun merupakan bahan pilihan yang diimpor langsung dari tempat terbaik. Kemudian mengenai cara atau proses pembuatan yang menggunakan cara tradisional, alat-alat atau pun piranti yang digunakan untuk membuat makanan tersebut sudah dipastikan bersih serta higienis. Maka mengenai kesehatan dan gaya hidup sehat, restoran ini menjadi pilihan tepat.

Pebisnis yang sudah lama bergelut di bidang restoran dan kuliner ini berhasil terus memutar roda perekonomiannya. Ia tidak ingin roda itu berhenti di tengah jalan.

Baca juga  artikel lainya mengenai pengusaha Chandra Ekajaya yang pastinya tidak kalah menarik.

Chandra Ekajaya Pengamat Migas

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan seorang aktivis Kaskus yang merupakan sebuah media diskusi yang berisi  grup-grup dan forum di dunia maya. Chandra Ekajay ini merupakan seorang yang sangat detail dalam mengamati perkembangan suatu masalah. Sudah kebiasaanya sejak kecil untuk menekuni suatu bidang dengan sangat serius. Memang pola pendidikan yang diberikan oleh orang tuanya  sangatlah disiplin terutama masalah ilmu-lilmu yang masih sangat potensial untuk dikembangkan.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya yang merupakan seorang pria paruh baya kelahiran Malang sekitar 30 tahun ini sangatlah cerdas dan teliti dalam menjalankan sesuatu profesi. Hal itu terbukti dengan kegiatannya saat ini yaitu sebagai pengamat Migas. Di dunia Migas ini Chandra Ekajaya bukanlah orang baru, ia mulai mendalami bidang pengamatan Migas ini sejak ia muda. Dari awal mula ketika orangtuanya dulu pernah menjadi agen tabung  gas di kampungnya. Chandra Ekajaya sangat heran ketika harga Gas tabung yang masuk jenis Migas ini harganya sangat tidak stabil dan selalu naik tiap periodenya akan tetapi selalu laris dan dibutuhkan oleh masyarakat karena fungsinya yang sangat penting dalam kehidupan sehari hari.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya, Migas yang beredar di negeri ini sekarang mempunyai banyak varian dan jenis yang berbeda-beda. Dari segi kelas pun banyak sekali variannya, ada gas yang beredar khusus untuk rakyat tidak mampu atau miskin, ada juga gas yang beredar khusus untuk kalangan pengusaha dan yang terakhir ialah gas yang digolongkan untuk para pengusaha besar seperti pabrik dan setingkatnya. Walaupun sebagai pengamat Migas ternyata Chandra Ekajaya juga merupakan seorang yang ulet dalam menjalankan sebuah usaha. Bisa dikatakan bahwa Chandra Ekajaya mempunyai sebuah usaha yang cukup sukses di bidang logistik. Alasan Chandra Ekajaya mendirikan usaha di bidang logistik ini karena memang kebutuhan masyarakat untuk bidang logistik ini sangatlah tinggi.

Selain tingginya permintaan pasar tentang kebutuhan logistik, alasan lain yang diungkapkan oleh Chandra Ekajaya ialah karena memang masih ada sedikit hubungan dengan Migas yang saat ini sedang ia amati. Dari pergerakan Migas dan logistik ini hampir sejalan dan pergerakan nilai jual-belinya yang fluktuatif sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi Chandra Ekajaya. Saat ini usaha yang didirikan Chandra ekajaya sudah berbadan hukum dengan nama PT. CHANDRA EKAJAYA LOGISTIK. Dari PT. CHANDRA EKAJAYA LOGISTIK ini ia bisa lebih mudah untuk mengakses jaringan-jaringan para pengusaha logistik .

Dalam perjalanan usahanya Chandra Ekajaya sekarang sudah mulai mendaftarkan PT.CHANDRA EKAJAYA LOGISTIK di sebuah perhimpunan pengusaha logistik dan Migas Internasional ICIJ Offshore Leaks Database yang mempunyai banyak manfaat bagi para pengusaha di bidang ini. Selama menjadi angota ICIJ Offshore Leaks Database Chandra Ekajaya bisa sangat mudah dalam mengamati perkembangan dan pemasaran Migas karena selain ada kaitannya antara Migas dan logistik ternyata ICIJ Offshore Leaks Databasejuga memberikan sebuah forum untuk berdiskusi untuk para anggotanya. Dan salah satu media yang digunakan oleh Chandra Ekajaya dan para anggota ICIJ Offshore Leaks Database ini ialah Kaskus.

Baca juga Berbagai artikel lainya mengenai pengusaha Chandra Ekajaya lainya.