Lahirkan Pengusaha Baru

Lahirkan Pengusaha Baru

Pengusaha dan pemerintah Indonesia saat ini sedang bekerja sama untuk mengentaskan kemiskinan di negeri Indonesia. Bentuk kerja sama ini menggunakan berbagai macam strategi dalam mencapai tujuannya. Goalnya adalah mengangkat derajat dan harkat manusia Indonesia melalui aktivitas ekonomi dan kesejahteraan. Para pengusaha ini mempunyai konsep bahwa ekonomi saat ini dipegang oleh para pengusaha. Mereka berkonsep bahwa industri hubungannya bukan dengan persaingan, melainkan kemitraan. Sehingga justru dengan banyak pengusaha yang muncul, terutama yang berasal dari industri kreatif, maka akan semakin banyak usaha yang maju. Para pengusaha ini berkomitmen untuk memunculkan dan melahirkan pengusaha baru demi memajukan perekonomian bangsa dan negara ini. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadikan program ini sebagai program unggulan. Sebab memang peran pengusaha sangat penting di era globalisasi seperti saat ini. Tetapi program ini belum dilaksanakan secara maksimal dan optimal. Sebenarnya para pengusaha sudah mempunyai konsep dan kurikulum untuk memunculkan pengusaha-pengusaha muda.

Lahirkan Pengusaha Baru 2

Salah satu pengusaha, yakni Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa sebenarnya rakyat Indonesia mempunyai potensi yang sangat luar biasa. Baik dari segi sumber daya manusia dan sumber daya alam. Kebanyakan dari para calon pengusaha dan wirausahawan merasa tidak percaya diri dan gamang untuk memulai usaha. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor. Biasanya faktor tersebut meliputi modal dan keahlian serta kemampuan. Jadi mereka takut untuk melangkah. Inilah yang jadi ranah tugas dari pengusaha senior. Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa ia beserta rekan-rekan lainnya akan memfasilitasi masyarakat dengan memberikan pelatihan dan pembinaan secara intensif. Bahkan beberapa yang sudah menjajal mendirikan usaha pun sering terkendala beberapa faktor. Seringnya adalah permasalahan fasilitas. Jadi jiwa dan badan harus dilengkapi. Jiwa itu artinya sumber daya manusianya harus siap dan matang. Kemudian yang dimaksud dengan badan adalah fasilitas, sarana dan prasarana. Pengusaha tentu tidak dapat berjalan sendiri. Pemerintah tetap harus membuka lapangan usaha baru, supaya tenaga kerja dapat terserap. Selain itu kebutuhan sarana kerja pun harus dilengkapi supaya kerja maksimal.

Chandra Ekajaya Jadi Pemateri

Chandra Ekajaya Jadi Pemateri 2 - Chandra Ekajaya Jadi Pemateri

Pengusaha Chandra Ekajaya rela memberikan pelajaran tambahan untuk siswa sekolah dasar di wilayah pinggiran. Selain itu, ada pelatihan keterampilan. Anak-anak desa yang selama ini minim akses pengetahuan umum diajak bermimpi dengan menggantungkan cita-cita setinggi langit. Riuh rendah itu berasal dari Sekolah Dasar Inpres, Kabupaten Majalengka, Jumat  15 April lalu. Meskipun jam pelajaran sudah berakhir empat jam sebelumnya. Namun, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Ada 40 peserta ajar tanpa mengenakan seragam sedang belajar di dua kelas yang berdekatan itu. Pengajarnya bukan guru biasa, melainkan mahasiswa.

Chandra Ekajaya Jadi Pemateri

Pola mengajar terasa lebih santai, tapi para siswa tetap antusias dengan duduk tenang. Mereka bergantian mengangkat jari untuk antre berdiri di depan kelas. Satu per satu membacakan mimpi dan cita-citanya. Bahkan, seorang siswa sempat meneteskan air mata. Sontak guru perempuan berhijab menghampiri. Pengusaha Chandra Ekajaya menggelar program balai belajar desa di wilayah Bandung setiap hari Jumat dan Minggu. Pesertanya pelajar kelas V dan VI. Pendek kata, para siswa seolah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Balai belajar desa ini diadakan selama satu semester. Jika komunitas lain keliling dari satu lokasi ke lokasi lainnya, beliau menetap selama enam bulan. Kelompok pengusaha yang beranggotakan 18 orang, yang bernama Dunia Indah ini lebih condong memberikan pelatihan skilL Para siswa diajari membuat kerajinan tangan berbahan kain mori. Tak mau tanggung, pengusaha kerajinan tangan berbahan mori yang sukses berjualan online sengaja diundang untuk ikut mengajar. Chandra Ekajaya memberikan penjelasan bahwa kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak sekalian menanamkan jiwa berwirausaha,. Ia mengatakan bahwa kelas ini juga membuka kelas istimewa sebulan sekali. Kalangan praktisi diundang sebagai pemateri. Bulan lalu, dokter gigi diminta mengajar tentang kesehatan mulut. Pengetahuan siswa pun kian luas. Sebab lingkungan mereka di desa sehingga akses pengetahuannya terbatas, maka dari itu pengusaha diperlukan supaya mereka bisa memberdayakan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Ini merupakan tindakan yang sangat mulia. Semoga bisa dicontoh oleh berbagai elemen.