Yohanes Chandra Ekajaya Inovasi Kemplang Pembawa Uang

inovasi pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang pebisnis dan pengusaha muda sukses di Indonesia. Berbagai macam jenis bisnis sudah dia geluti. Mulai dari bisnis fashion, kuliner dan juga jasa. Kali ini pria yang sering disapa Chandra kembali membuka bisnis terbarunya di bidang kuliner. Pilihanya jatuh pada usaha kerupuk kemplang khas Palembang.

Kerupuk kemplang sendiri merupakan makanan khas kota Palembang yang sudah tidak asing lagi di telingan pecinta kuliner. Saat ini banyak olahan kerupuk kemplang dengan ragam inovasi yang tersedia di pasaran.

Potensi pasar inilah yang coba di kembangkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya, Chandra mengatakan bisnis ini muncul akan kegemaranya memakan kerupuk kemplang. Dahulu dia selalu dibawakan oleh teman nya yang berasal dari Palembang sebagai oleh-oleh.

Mulai lah di tahun 2009 dia membuka bisnis kerupuk kemplang miliknya. Melihat potensi pasar yang sangat luas dan terbuka lebar. Yohanes Chandra Ekajaya pun bukan hanya membuat kerupuk kemplang dengan cita rasa original, namun mencoba untuk memberikan sentuhan inovasi berbeda pasa produk olahanya dengan memberikan berbagai macam bahan baku, mulai dari dari sayuran, yakni wortel dan seledri. Ide ini di dapat tak sembarangan, kemplang dari sayuran ini didapatnya saat mengikuti pelatihan perindustrian Balitbangnovda selama seminggu. Alhasil perkembangan bisnis kerupuk emplang nya pun semakin maju pesat.

pengusaha yohanes chandra ekajaya ide baru

Dengan bantuan para pekerjanya sekitar 20 karyawan, kini kerupuk kemplang olahanya memiliki varian rasa dari original, bombay, wortel, seledri dengan 14 jenis kerupuk, seperti batok, bulat, sangku, kuncit, pisang atau kipas, serta anggur. Ia pun pernah mencoba inovasi dengan tepung semacam barbeque dan jagung bakar.

Produksi setiap harinya bisa mencapai 50-60kg kerupuk dengan omset yang bisa diraup mencapai Rp. 1,5juta hingga 3juta per harinya. Hitung-hitungan bersihnya setiap bulan Yohanes Chandra Ekajaya mamapu mengantongi keuntungan hingga Rp. 40-50juta pr bulanya.

Pemasaran yang dilakukan dengan menitipkan produk kerupuk kemplangnya di toko oleh-oleh yang ada di seluruh Palembang, serta membuka beberapa store di kawasan kota Palembang. Tak hanya itu seiring perkembangan internet Yohanes Chandra Ekajaya giat memasarkan kerupuk kemplang nya melalui media online berupa sosial media atau website.

Dirinya sangat senang karena bukan hanya mendaptkan keuntungan sematan, namun usahanya ini mampu menyerap pekerja dari lingkunganya yang tadinya menganggur menjadi bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *